” Namun kami pastikan, prosedur maupun sistem ini sudah sedemikian rupa. Sehingga kalau ada ledakan seperti ini dapat di pastikan akan aman,” ungkapnya
Amunisi Kadaluarsa
Hasan menjelaskan, berdasarkan analisa yang sudah dilakukan, kejadian itu terjadi akibat amunisi kadaluarsa.
Lebih lanjut, gudang munisi nomor 6 yang terbakar kemudian menimbulkan ledakan berisi munisi-munisi kadaluwarsa, berasal dari pengembalian dari berbagai satuan yang dilayani oleh Kodam Jaya di seluruh wilayah Jakarta.
” Sekitar di angka 160 ribu jenis munisi dan bahan peledak, berada disana” ujarnya dia.
Ia juga menuturkan, munisi-munisi tersebut sejatinya sudah dibuatkan surat untuk penghapusan dari awal tahun ini.
Namun, proses untuk penghapusan itu masih berlangsung. Sehingga dikumpulkan dahulu dan dirapikan satu per satu.
Asap yang timbul hingga menyebabkan terbakar dan ledakan diduga terjadi akibat reaksi bahan kimia yang sangat labil dari munisi-munisi kadaluwarsa tersebut.














