Pemalang, CMI News – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati Lapangan Widuri, Pemalang, Jawa Tengah untuk menyaksikan Festival Kupat yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Pada Minggu, 21 April 2024, Festival ini menjadi salah satu daya tarik wisata saat Lebaran.

Festival Kupat dimeriahkan dengan berbagai acara, seperti karnaval budaya, pertunjukan kesenian, lomba memasak kupat, dan bazar.

Festival Kupat Pemalang Tarik Ribuan Pengunjung, Menjadi Tradisi Lebaran yang Unik
Warga antusias berebut kupat, saat di acara Gebyar Lebaran Festival Kupat Pemalang

Antusiasme masyarakat terhadap festival ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang dari wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.

Festival Ketupat diselenggarakan guna meningkatkan kunjungan wisata sekaligus melestarikan budaya dan kuliner di Kabupaten Pemalang.

Sebanyak 30 ribu ketupat atau sekitar 41 berbentuk gunungan pada acara festival itu dikirab atau dilakukan iring iringan sebelum dibagikan kepada warga masyarakat secara gratis.

Kadisparpora Pemalang, Dian Ika Siswati dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan itu dilaksanakan terlaksana berkat kerjasama jajaran pemerintahan beserta instansi ataupun badan usaha.

Warga Masyarakat Berebut Ketupat Saat Acara Festival Ketupat di Sirkuit Widuri Pemalang, Minggu (21/4/2024).
“Peserta terdiri dari 26 OPD, 7 BUMD, 2 BUMN dan 2 instansi vertikal,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dian menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Pemalang yang telah mendukung terlaksananya festival kupat 2024. Ia juga mengajak peserta festival atau pengunjung untuk membersihkan pantai Widuri.

“Saya mengajak semua masyarakat Pemalang untuk bisa menjaga kebersihan tempat obyek wisata pantai widuri,” ajaknya.

Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, meresmikan dan membuka acara Gebyar Lebaran festival kupat Pemalang 2024 dengan ditandai pemukulan bedug, yang sekaligus sebagai tanda untuk warga masyarakat mengambil dan mencicipi kupat yang tersedia.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Pemalang kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Pemalang,” Ucap Mansur Hidayat.

Dihadapan wartawan, Mansur menyampaikan, acara festival kupat ini pertama kali diadakan di Pemalang harapannya ini bisa menjadi kebersamaan kita dan bisa membangkitkan obyek wisata pantai widuri.

“Kenapa yang dipilih festival ketupat karena kebetulan nuansanya lebaran dan di Pemalang banyak festival lain seperti festival nanas madu di Belik, festival mangga di Penggarit dan masih banyak lainnya,” tutup Mansur Hidayat.

Pantauan di lokasi, antusias ribuan pengunjung dari segala penjuru berbondong-bondong untuk bisa menyaksikan langsung Festival Ketupat. Mereka makan ketupat gratis dan ikut bersih bersih pantai widuri.