CMI News — Meta kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap sekitar 8.000 karyawan global.
Langkah perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu memicu sorotan karena sebelumnya CEO Meta.
Mark Zuckerberg, sempat menyatakan AI tidak akan menggantikan manusia, melainkan meningkatkan produktivitas kerja.














