PEMALANG – Puncak rangkaian Pasar Murah Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahap V yang digelar di halaman Pendopo Pemkab Pemalang berlangsung meriah. Ribuan warga antusias memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri, Sabtu (14/3/2026).
Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang secara simbolis menyerahkan kupon dan paket sembako kepada warga. Pasar murah ini merupakan titik terakhir dari lima lokasi yang direncanakan pemerintah daerah untuk mengintervensi harga pasar.
Bupati Anom mengungkapkan bahwa pasar murah ini memiliki manfaat ganda: membantu meringankan beban ekonomi warga menjelang Idulfitri sekaligus menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat daerah.
“Pasar murah semacam ini sangat bermanfaat untuk warga. Selain membantu mencukupi kebutuhan hari raya, ini adalah upaya kita untuk mengerem laju inflasi agar harga-harga tetap terkendali,” ujar Bupati Anom di sela-sela kunjungannya ke stan pasar murah.
Senada dengan Bupati, Kepala Diskumdag Kabupaten Pemalang, Rosi Kartika Dewi, menjelaskan bahwa pada tahap terakhir yang dipusatkan di area kota ini, pemerintah menyediakan sedikitnya 2.450 paket sembako. Paket tersebut didistribusikan untuk warga di empat kelurahan, yakni Mulyoharjo, Kebondalem, Pelutan, dan Sugihwaras.
Melihat besarnya antusiasme masyarakat, Diskumdag berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tahun ini. Fokus evaluasi akan mencakup sistem antrean serta penambahan volume bantuan di masa mendatang.
“Harapannya nanti jumlah paket dan titik lokasinya bisa diperbanyak. Kami juga akan mengevaluasi pengaturan antrean agar ke depan lebih tertib, melihat tingginya semangat warga yang datang,” terang Rosi.
Antusiasme tersebut dirasakan oleh Isem, warga Kelurahan Pelutan. Ia mengaku bersyukur bisa mendapatkan sembako murah melalui sistem kupon. “Sangat membantu masyarakat kecil. Semoga tahun depan jumlah paketnya ditambah lagi dan antreannya bisa lebih rapi,” harapnya.
Pasar murah ini secara khusus menyasar masyarakat yang terdaftar dalam Desil 1 dan Desil 2 (kategori ekonomi rendah) untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pemalang.



















