”Harapan kami tentu ada tindakan nyata. Apalagi ini bulan Ramadhan, seharusnya kegiatan seperti itu tidak ada. Kami ingin wilayah ini tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Keberadaan arena ini dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Tokoh masyarakat setempat juga menegaskan bahwa warga mendukung penuh upaya kepolisian untuk menertibkan lokasi tersebut. Mereka berharap pengawasan ditingkatkan agar suasana religius di Desa Ngeni tidak tercemar oleh aktivitas ilegal.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait operasional arena sabung ayam di wilayah Wonotirto tersebut. Namun, desakan warga agar dilakukan penutupan permanen terus menguat demi kondusivitas wilayah selama Ramadhan.













