Ia menjelaskan, pengendara motor tersebut berpotensi dijerat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Namun, polisi masih mendalami kondisi kejiwaan yang bersangkutan sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.
Menurut Sugihartono, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari pihak keluarga, pria dalam video viral tersebut diduga mengalami gangguan depresi.
“Nanti kita lihat dulu apakah ada gangguan kejiwaan. Namun hasil keterangan dari keluarga, yang bersangkutan mengalami gangguan depresi,” jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi berlebihan dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.













