CMI. Jateng | Pemalang – Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, tengah menjadi sorotan. Panitia HUT RI ke-79 di wilayah ini diduga mengalami sejumlah masalah dalam penyelenggaraan acara peringatan kemerdekaan, terutama terkait pemberian hadiah utama kegiatan jalan sehat.

Pengundian hadiah jalan sehat telah dilakukan pada 9 Agustus 2024, namun hadiah baru diterima pemenang pada 22 Agustus 2024. Setelah diberitakan oleh wartawan, Keterlambatan ini memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

Beberapa pihak menduga ada masalah keuangan di baliknya, dengan rumor beredar bahwa uang hadiah sempat dibawa kabur oleh panitia. Sementara itu, ada pula yang menyebutkan adanya pengkondisian tertentu yang membuat situasi menjadi tidak jelas.

Kegiatan jalan sehat ini melibatkan banyak warga dari berbagai kalangan, termasuk pelajar. Tiket acara dijual di sekolah-sekolah dengan harga Rp5000 per lembar.

Tidak hanya itu, sejumlah kepala desa di kecamatan tersebut mengaku diminta iuran dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Meski demikian, beberapa kepala desa sebenarnya merasa keberatan dengan iuran tersebut, namun enggan untuk menyuarakan keberatannya secara terbuka.

Puncak acara yang direncanakan berupa karnaval pun berakhir tanpa hasil. Surat edaran dari pihak kecamatan membatalkan acara tersebut, yang memicu dugaan bahwa persiapan acara kurang matang atau adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran.

 

Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah dana yang terkumpul telah digunakan dengan benar, termasuk untuk membeli hadiah utama berupa sepeda motor.

Ketika tim dari CMI (Center Media Independen) berusaha menghubungi Camat Bantarbolang, Umar Aziz, pada Jumat (23/8/2024) untuk mengonfirmasi kabar ini, panggilan telepon dan pesan WhatsApp dari wartawan tidak direspon.

Minimnya informasi resmi dari pihak kecamatan membuat publik semakin bertanya-tanya mengenai kesuksesan penyelenggaraan acara HUT RI ke-79 di Kecamatan Bantarbolang.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa transparansi dan keterbukaan dalam penyelenggaraan acara publik sangatlah penting, terlebih jika melibatkan dana masyarakat.