Meski begitu, Purbaya menegaskan bahwa upaya mengembalikan TKD ke level normal akan sangat bergantung pada komitmen para kepala daerah dalam memperbaiki serapan anggaran dan mengurangi potensi kebocoran.
Ia meminta Pemda menunjukkan kinerja yang lebih baik pada kuartal IV-2025 hingga kuartal I-2026. Jika penyerapan anggaran membaik dan tidak ada lagi penyimpangan, ia optimistis pemerintah dapat menormalkan kembali TKD pada kuartal II-2026.
“Kalau belanja daerah bagus, ekonomi kuartal II tahun depan pasti lebih kuat. Tapi kalau tidak, saya juga bisa dipecat,” ucapnya setengah bercanda.
Purbaya mengaku siap memperjuangkan pemulihan anggaran daerah, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden. Ia meminta dukungan Pemda agar proses advokasi itu dapat berjalan lancar.













