Hal serupa disampaikan IB, warga lain yang kerap melintasi jalan tersebut. “Jalan itu belum lama ditambal, tapi rusak lagi. Apa karena kualitas materialnya yang buruk, atau karena intensitas hujan yang tinggi? Kita tidak tahu, tapi ini jelas membahayakan,” keluhnya.
Warga menilai pemerintah terkesan tutup mata terhadap keselamatan masyarakat. Mereka berharap segera ada perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang hanya bertahan sementara. “Kami butuh solusi yang benar-benar aman, tidak hanya tambalan yang cepat rusak,” tegas ED.













