Di kompetisi domestik, performa Inter juga jauh dari kata ideal. Mereka secara mengejutkan tersingkir dari Coppa Italia oleh rival sekota AC Milan dengan agregat 1-4 di semifinal. Sementara di Serie A musim lalu, Inter harus puas finis di bawah Napoli dengan selisih satu poin, meski sejak awal lebih diunggulkan.
Mantan striker Inter Milan, Nicola Ventola, melontarkan kritik keras terhadap performa mantan klubnya. Ia menilai kegagalan Inter meraih gelar tak sebanding dengan kualitas skuad yang dimiliki.
“Inter adalah satu-satunya tim Italia yang mampu memberi emosi besar seperti saat melawan Bayern dan Barcelona. Karena itu sangat mengecewakan melihat mereka gagal memenangkan apa pun—baik liga, Coppa Italia, maupun Supercoppa—padahal mereka tim terkuat di Italia,” ujar Ventola.













