“Kalau dia memilih Maroko, segalanya akan berbeda. Sangat menyedihkan, karena saya baru-baru ini membaca di media Spanyol, ada jurnalis yang mengatakan: ‘Kami punya Pedri, kami mencintai Pedri, kami juga mencintai Yamal, tapi tidak sebesar cinta kami kepada Pedri,’” ungkapnya.
Hadji menegaskan bahwa identitas Yamal sebagai keturunan Maroko tak akan pernah hilang, meskipun ia telah menetapkan pilihan internasionalnya.
“Dia akan selalu menjadi orang Maroko, meskipun sekarang bermain untuk Spanyol. Saya tentu ingin melihat dia membela Maroko,” tutup Hadji.













