”Terima kasih atas segala dedikasi, perhatian, dan kontribusi yang telah dicurahkan. Perumda Tirta Mulia bisa terus melayani masyarakat dengan prima hingga hari ini tak lepas dari peran besar Bapak Arief dan Bapak Julianto,” ujar Bupati Anom dengan nada penuh apresiasi.
Lebih lanjut, Bupati menitipkan pesan agar pondasi yang telah dibangun menjadi semangat bagi seluruh jajaran internal. Ia menargetkan agar Perumda Tirta Mulia mampu bertransformasi dan mengejar target masuk dalam peringkat 5 besar perusahaan air minum terbaik di tingkat nasional.
Memasuki fase transisi kepemimpinan, jajaran manajemen bergerak cepat guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Mengingat jabatan direksi definitif belum terisi, fungsi kepemimpinan sementara waktu akan dijalankan oleh jajaran Dewan Pengawas.
Moh. Sidik menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan roda organisasi tetap berputar dan keluhan pelanggan tetap tertangani dengan cepat tanpa hambatan birokrasi selama masa transisi.
Berikut adalah jajaran yang akan memimpin roda organisasi untuk sementara waktu: Moh. Sidik: Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, Agus Tofit: Menjalankan Fungsi Direktur Administrasi dan Keuangan, dan Sarwo Edy: Menjalankan Fungsi Direktur Teknik.
Momen perpisahan yang emosional ini diakhiri dengan jabat tangan hangat dan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran direksi purna tugas, dan manajemen internal.
Acara ini menandai berakhirnya sebuah era kepemimpinan sekaligus dimulainya babak baru bagi Perumda Tirta Mulia. Perusahaan daerah ini kini fokus pada transformasi digital dan peningkatan infrastruktur guna mewujudkan pelayanan yang lebih unggul bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang.













