“Siswa-siswi dan masyarakat setempat merupakan sumberdaya pertama yang tersedia dalam kondisi darurat dan mampu memberikan tanggapan cepat sebelum bantuan tiba. SAR Goes To School, salah satu upaya untuk mengembangkan kemandirian siswa-siswi menghadapi kondisi kedaruratan seiring dengan meningkatnya frekuensi dan kompleksitas bencana alam, gempa bumi dan hidrometeorologis serta perubahan iklim yang dapat meningkatkan resiko darurat”, pungkasnya.
Kepala SMAN 1 Gombong, Eko Mujiyono, menyambut baik kegiatan ini. “SAR Goes To School, adalah kegiatan yang dinilai sangat positif, dan dapat menambah pengetahuan SAR sejak usia dini kepada generasi milenial”, kata Kepala SMAN 1 Gombong.
Edukasi Milenial SAR Goes To School, yang berlangsung SMAN 1 Gombong, diikuti sedikitnya 200 orang yang terdiri dari peserta didik dan guru pendamping. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, Minggu – Senin (15-16/12/2024).
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















