PEMALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Pemalang sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Pemalang pada siang hari ini. Agenda ini menjadi wadah penting bagi para advokat di wilayah tersebut untuk menyampaikan aspirasi serta memperkuat peran organisasi dalam memberikan pelayanan hukum.
Berdasarkan hasil mufakat dalam musyawarah tersebut, kepengurusan baru PBH Peradi Pemalang resmi terbentuk dengan menunjuk Advokat Edy Hermanto, SH., M.Kn. sebagai Ketua dan Advokat Gagas Bagaskara, SH., MH. sebagai Sekretaris. Keduanya berkomitmen penuh untuk menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.
Tidak hanya merestrukturisasi PBH, forum ini juga menyepakati pembentukan perangkat organisasi Komite Advokat Muda (Young Lawyer Club). Organisasi ini akan dipimpin oleh Advokat Ganang Sukma Permana, SH. sebagai Ketua dan Dedy Yusuf Bahtiar, SH. sebagai Sekretaris.
Ketua DPC Peradi Pemalang, Misbakhul Munir, SH., menjelaskan bahwa pembentukan perangkat organisasi ini merupakan langkah strategis sebagai kepanjangan tangan DPC. Fokus utamanya adalah memberikan pelayanan maksimal, baik kepada anggota organisasi maupun masyarakat luas.
“Kami hadir untuk melayani masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu dan termarjinalkan, agar tetap mendapatkan akses keadilan yang layak,” ujar Misbakhul Munir di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Edy Hermanto selaku Ketua PBH terpilih menegaskan bahwa advokat merupakan bagian dari catur wangsa penegak hukum. Menurutnya, advokat harus mengambil peran aktif dalam menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat tanpa memandang kasta maupun golongan.
Sementara itu, Ketua Komite Advokat Muda, Ganang Sukma Permana, menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi baru di dunia hukum. Ia menekankan perlunya terobosan dan inovasi dalam pendidikan hukum guna mengembangkan karier advokat muda di tengah kompleksitas penegakan hukum saat ini.
Menutup rangkaian acara, Helmi Nuky Nugroho yang bertindak sebagai panelis dalam Muscab tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antar-generasi. Sinergi antara advokat senior dan muda diharapkan menjadi energi baru untuk menyukseskan agenda DPC Peradi Pemalang selama lima tahun ke depan.



















