Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Rayakan HUT Ke-451, Pemalang Gelar Kirab Gunungan Hasil Bumi dan Karnaval Budaya

×

Rayakan HUT Ke-451, Pemalang Gelar Kirab Gunungan Hasil Bumi dan Karnaval Budaya

Sebarkan artikel ini
Rayakan HUT Ke-451, Pemalang Gelar Kirab Gunungan Hasil Bumi dan Karnaval Budaya
Rayakan HUT Ke-451, Pemalang Gelar Kirab Gunungan Hasil Bumi dan Karnaval Budaya

PEMALANG – Suasana meriah menyelimuti pusat Kota Pemalang pada Minggu pagi (25/1/2026). Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Alun-Alun hingga sepanjang Jalan Jenderal Sudirman untuk menyaksikan puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451. Acara tahun ini tampil beda dengan semarak Karnaval Budaya dan Kirab Gunungan Hasil Bumi yang memukau.

Peringatan HUT ke-451 ini mengusung tema “Menyala, Bercahaya, Sejahtera”. Tema tersebut direpresentasikan melalui berbagai atraksi seni dan barisan kirab yang menggambarkan semangat gotong royong serta kemajuan daerah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang melepas langsung rombongan kirab, menyampaikan bahwa Gunungan Hasil Bumi ini bukan sekadar tontonan. Gunungan tersebut merupakan kumpulan hasil pertanian unggulan dari seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang.

“Hari ini kita menyaksikan kirab hasil bumi dari seluruh wilayah kecamatan. Mari kita saksikan dengan penuh rasa syukur sebagai wujud terima kasih atas kelimpahan yang diberikan Tuhan kepada bumi Pemalang,” ungkap Anom saat memberikan sambutan.

Selain sebagai ungkapan syukur, Bupati menekankan bahwa agenda tahunan ini adalah langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga warisan leluhur. “Kami berharap ini menjadi cara kita melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman,” tambahnya.

Karnaval kali ini menyuguhkan perpaduan antara tradisi dan modernitas. Barisan kirab diawali oleh Paskibraka yang membawa bendera kebanggaan, disusul oleh pasukan Laskar Benowo yang sarat akan nilai sejarah. Gemuruh suara Marching Band dan barisan kreatif dari berbagai BUMD serta kecamatan menambah kemeriahan suasana.

Tak hanya itu, Kirab Merah Putih juga menjadi sorotan utama, mempertegas rasa nasionalisme di tengah perayaan hari jadi daerah. Arak-arakan dimulai dari Alun-Alun Pemalang dan berakhir di kawasan City Walk, di mana masyarakat sudah menyemut untuk mengabadikan momen langka tersebut.

Kemeriahan acara ini membuktikan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Warga dari berbagai pelosok desa sengaja datang sejak pagi hari untuk melihat Gunungan Hasil Bumi yang biasanya menjadi “rebutan” penuh berkah di akhir acara.

Dengan suksesnya gelaran ini, Kabupaten Pemalang di usianya yang ke-451 diharapkan mampu terus “Menyala” semangatnya, “Bercahaya” prestasinya, dan membawa masyarakatnya menuju taraf hidup yang lebih “Sejahtera”.









error: