
Cilacap, CMI News – Sebuah insiden kebakaran hebat melanda Dermaga Cilacap pada hari Kamis, 25 April 2024. Empat kapal nelayan hangus terbakar dilalap api yang berkobar tak terkendali.
Menurut laporan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Api dengan cepat menyebar ke kapal-kapal lain di sekitarnya. Para nelayan yang sedang berada di atas kapal berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran api terlalu besar dan sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cilacap segera dihubungi dan tiba di lokasi kejadian dalam waktu 15 menit. Sebanyak 7 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Upaya pemadaman api berlangsung. Petugas damkar harus berjibaku memadamkan api yang berkobar di tengah angin kencang.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, keempat kapal nelayan mengalami kerusakan parah dan ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

4 Kapal Nelayan ludes dilalap Api
Kepala BPBD Cilacap, Bayu Prahara mengatakan ” Saat ini sudah aman, (bisa) dilokalisir,” katanya saat dihubungi awak media pada Jumat (26/4/2024).
Lebih lanjut, Bayu menjelaskan ada empat kapal yang dilaporkan terbakar. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.45 WIB, Kamis (25/4).
“Laporan sementara pada hari Kamis tanggal 25 April 2024 sekitar pukul 18.45 WIB di Dermaga 3 PPSC Cilacap telah terjadi kebakaran empat kapal,” jelas Bayu
Penyebab kebakaran masih belum diketahui pasti. Petugas kepolisian dari Polres Cilacap telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan akan menyelidiki lebih lanjut.
Kepala SATPOL-PP
Ditambahkan, Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin menyampaikan laporan awal mengenai kebakaran kapal tersebut.
Dia mengatakan, bahwa sesuai langkah identifikasi sementara dari pihaknya, ada 4 kapal yang terbakar.
Menurut dia, kapal yang terbakar itu milik dua orang. Adapun 4 kapal yang tersebut yakni Kapal Lautan Berlian 1 GT 27, Kapal Mulia 16 GT 50, Kapal Hasil Melimpah 29 dan Kapal Selat Jaya 8.
Luhur Satrio Muchsin mengatakan bahwa proses pemadaman melibatkan banyak pihak terkait. Adapun unsur yang terlibat dalam proses pemadaman tersebut berasal dari TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran Cilacap, BPBD Cilacap, PT S2P PLTU Cilacap, PT Pelindo Cilacap, dan masyarakat sekitar dermaga 3 PPSC Cilacap.








