Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Dogiyai

USKUP TIMIKA RESMIKAN GEREJA BARU PAROKI SANTO YOHANES PEMANDI UGAPUGA, TANDAI SYUKUR 75 TAHUN PEWARTAAN IMAN

×

USKUP TIMIKA RESMIKAN GEREJA BARU PAROKI SANTO YOHANES PEMANDI UGAPUGA, TANDAI SYUKUR 75 TAHUN PEWARTAAN IMAN

Sebarkan artikel ini

Uskup juga mengusulkan agar tanggal 22 Mei dikenang sebagai Hari Misi Katolik Masuk Tanah Papua sebagai bentuk penghormatan terhadap karya para pewarta Injil yang telah menghadirkan kabar keselamatan bagi masyarakat Papua.

Mengambil inspirasi dari kehidupan Santo Yohanes Pembaptis, Uskup mengajak umat merenungkan nilai-nilai penting yang perlu dihidupi dalam kehidupan beriman.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bapa Uskup mengatakan, Yohanes hadir bukan karena kebetulan, melainkan bagian dari rencana Allah. Demikian pula setiap manusia diciptakan dan diutus untuk suatu misi khusus. Karena itu, Uskup menegaskan pentingnya menghargai dan melindungi kehidupan sejak dalam kandungan.

Ia juga mengatakan, kisah kelahiran Yohanes menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Kehamilan Elisabet yang telah lanjut usia dan peristiwa Maria yang mengandung karena karya Roh Kudus mengajarkan umat untuk tetap percaya kepada Tuhan sekalipun menghadapi situasi yang tampak mustahil menurut ukuran manusia.

Uskup kemudian menyoroti pentingnya kehidupan doa. Menurutnya, kekuatan iman tidak lahir dari kemegahan bangunan, melainkan dari hati yang terus dibentuk melalui doa dan kedekatan dengan Tuhan.

“Gedung gereja dan pastoran bisa dibangun dengan baik, tetapi membangun manusia beriman jauh lebih sulit. Karena itu umat harus terus berdoa dan membangun relasi yang hidup dengan Tuhan,” pesannya.

Sebagai pewarta pertobatan, Santo Yohanes Pembaptis juga mengajak umat untuk kembali menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan. Secara khusus, Uskup mengundang kaum muda untuk membangun kehidupan doa melalui devosi, adorasi, doa Rosario, dan Doa Kerahiman Ilahi.









error: