Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga ke sungai batanghari oleh Kapolres Tanjab Timur sebagai simbol penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur. Setelah itu, seluruh peserta upacara mengikuti penaburan bunga di sungai batanghari sebagai ungkapan rasa hormat dan doa bagi para kusuma bangsa.
Upacara ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai patriotisme, penghormatan, dan refleksi pengabdian.
Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K melalui Kasi Humas Polres Tanjab Timur Akp Edi Tasrif, S.E. mengatakan bahwa upacara tabur bunga merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara.
Upacara tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan yang tulus kepada para pahlawan serta prajurit bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan, persatuan, dan keamanan negara. Semangat perjuangan mereka harus terus hidup dan menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Akp Edi Tasrif.













