“Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Selamat mengikuti KYD, semoga Tuhan Yesus memberkati,” ujarnya.
Pastor Paroki Santa Maria Imakulata Moanemani, Yonas Yurnomo, OFM., menyambut hangat seluruh peserta yang hadir. Ia berharap semangat dan militansi Orang Muda Katolik semakin bertumbuh melalui kegiatan ini.
“Selamat datang para peserta. Nikmatilah kebersamaan dalam KYD ini hingga 1 Juli nanti. Jika ada kekurangan selama pelaksanaan kegiatan, kami mohon maaf dan akan berusaha memberikan yang terbaik,” katanya.
Sementara itu, Elias Anou, S.IP., dari Komisi Kepemudaan Paroki yang juga anggota DPR Papua Tengah, mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.
“Peserta harus pulang membawa hasil. Kalau pulang tanpa hasil, sama saja tidak mengikuti KYD,” pesannya.
Sebelum penutupan, Ketua Panitia KYD 2026, Alex Tagi, S.Pd., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, termasuk laporan pemasukan dan penggunaan anggaran yang telah dikelola panitia, salah satunya adalah bantuan 1 ton beras dari Bapak Markus Auwe, Kepala Distrik Kamuu.
Menutup seluruh rangkaian pembukaan, Uskup Bernardus menyampaikan terima kasih kepada panitia, para pastor, umat, pemerintah, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berpesan agar seluruh peserta tidak pulang dengan tangan kosong, melainkan membawa pengalaman, pengetahuan, dan komitmen baru untuk membangun Gereja dan masyarakat.
“Pulang nanti renungkan dan laksanakan apa yang diperoleh di sini. Noken harus diisi, jangan dibiarkan kosong. Jadilah orang Katolik yang berkualitas, yang memperjuangkan kedamaian dan keutuhan ciptaan. Semua itu akan terwujud jika orang muda sehat secara fisik, spiritual, dan rohani,” pungkasnya.















