“Aturan tidak akan memiliki kekuatan tanpa ketegasan di lapangan. Satpol PP adalah wajah pemerintah daerah yang setiap hari dilihat masyarakat,” tegas Yohanes Butu di hadapan seluruh jajaran pegawai, CPNS, CPNS K2, dan tenaga kontrak.
Yohanes menekankan bahwa kerja keras personil dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan perlindungan masyarakat (Linmas) adalah kunci utama untuk mewujudkan visi Dogiyai Dou Enaa (Dogiyai yang Baik/Indah).
Namun, ia mengingatkan agar ketegasan tersebut tidak dilakukan secara represif. Yohanes menginstruksikan jajarannya untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan berkeadilan dalam setiap penertiban.
Sebagai bentuk motivasi, Kasat Satpol PP juga membagikan penghargaan kepada setiap Bidang, Seksi, dan Sub Bagian. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pegawai, baik ASN maupun tenaga kontrak, selama satu tahun masa kerja.
“Perkuat niat pengabdian, luruskan komitmen pelayanan, tingkatkan solidaritas, dan bekerja dengan hati. Kita ingin Kabupaten Dogiyai yang aman, tertib, dan harmonis,” pungkasnya.











