Wilayah tersebut mayoritas dihuni penghuni kontrakan, sehingga pada waktu Subuh aktivitas warga masih minim dan kondisi jalan relatif sepi.
Asip menyebut warga sudah lama merasa resah akibat aksi pelecehan seksual yang terjadi berulang kali. Bahkan, kondisi tersebut mulai berdampak pada perekonomian warga sekitar.
โSudah sangat meresahkan. Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini dianggap tidak aman, banyak yang memilih pindah. Otomatis warung-warung kecil seperti saya juga kena dampaknya, jadi sepi,โ keluhnya.
Ia berharap aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Polisi Selidiki Kasus, CCTV Diamankan
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Engkus Kusnadi, membenarkan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan.
โBetul, piket Reskrim sudah ke TKP, sudah mengecek dan meminta rekaman CCTV. Saat ini kami masih mencari siapa korban yang diremas payudara itu karena kejadiannya di pinggir jalan,โ ujar Engkus.
Polisi juga masih berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk mengidentifikasi korban serta menelusuri kendaraan yang digunakan pelaku.
โRekaman sudah kami amankan sebagai bahan penyidikan. Diduga pelaku menggunakan motor PCX. Saat ini masih dalam penyelidikan,โ tegasnya.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













