Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, masuknya pimpinan apel, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel yang didampingi unsur Forkopimda, pembacaan ikrar, amanat pimpinan apel, doa bersama, hingga penandatanganan kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas merupakan wujud nyata komitmen dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Menurutnya, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif guna mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Kapolres juga menekankan pentingnya mengoptimalkan Sabuk Kamtibmas sebagai sistem keamanan berbasis masyarakat melalui kegiatan siskamling, ronda malam, gotong royong, serta deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.













